Bawang Merah, Aku Ingin Melihatmu Tumbuh!


I got this story written in blog by looking at how the red onion, garlic or shallot were started to grow.

Daun hijau itu yang muncul, mengurungkan niatku untuk membuangmu. bawang merah. Sudah mungkin berapa lama, aku tidak menghitung bawang merah berada di luar lemari pendingin.

Sudah menjadi kebiasaan sebelum memasak, aku menyempatkan diriku untuk mengupas  bawang merah dan bawang putih, agar nantinya memudahkanku untuk memasak. Jika sudah dikupas, maka bawang merah atau bawang putih akan mudah untuk dibuat memasak, tinggal diiris untuk campuran nasi goreng, atau dicampur dengan irisan tomat, cabai, cabai, jeruk nipis, untuk dijadikan sambal colo-colo manado…hmmmmm…aku sudah membayangkan enaknya sambal colo-colo dipadu dengan ikan goreng atau ayam goreng. Atau juga bentuk segarnya bisa diiris menjadi campuran acar yang di dalamnya dicampur dengan mentimun, cabai dan jahe, enak disantap dengan mie goreng……hmmmm..

Selain diiris bawang merah juga bisa dikeprek, atau langsung di masukkan ke dalam jenis masakan berkuah, seperti sup atau acar dan bandeng.

Entah sudah berapa lama si bawang merah yang siap dipakai dan berada di dalam wadah tertutup itu berada si luar lemari pendingin. Berapa hari ya?. Sempat aku mengingat-ingat sudah berapa lama. Seperti hari ini, aku menemukan wadah tertutup yang berisi bawang itu tergeletak di meja dapur, kulihat sudah akan berubah warna beberapa bagian kulit luarnya. Tanganku sudah mengangkatnya dan bersiap untuk membuangnya bersama beberapa kulit buah dan sayuran di dalam plastik putih, tetapi…

Kuurungkan niatku untuk meletakkannya bersama-sama dengan kulit buah dan kulit sayuran di plastik putih itu. Daun hijau, yang keluar dari lapisan bawang merah begitu indah … Seakan dia berkata, “Jangan buang aku, biarkan aku memanjangkan daun-daun hijauku, biarkan aku tumbuh…”

Aku mengiyakan dalam hati, kubiarkan bawang merah untuk bisa tumbuh.

Aku membalas perkatannyannya bawang merah dalam hati, “Iya, baiklah aku akan membiarkanmu tumbuh”

Sudah berapa hari lamanya kubiarkan bawang merah tumbuh, aku menikmasti saja daun hijaunya yang tumbuh semakin panjang..dan panjang…

This slideshow requires JavaScript.

Untuk, bawang merah, 10 Oktober 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s